STIES Banda Aceh Sasar Akreditasi Institusi Unggul dan Lakukan Pelantikan Pejabat Struktural
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang (STIES) Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu dan reputasi akademik secara berkelanjutan. Ketua STIES Banda Aceh, Banta Karollah, S.E., M.S.M., menyatakan bahwa pihak institusi akan segera mengajukan reakreditasi institusi dengan target meraih predikat Unggul. Penegasan tersebut disampaikan dalam acara pelantikan Wakil Ketua dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada para pejabat struktural di lingkungan STIES Banda Aceh pada Selasa (13/10/2026).
Sebagai langkah nyata dalam mempersiapkan instrumen reakreditasi tersebut, pimpinan STIES Banda Aceh sebelumnya telah menghadiri kegiatan pendampingan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul di Kantor LLDikti Wilayah XIII Aceh pada Senin (12/10/2026). Agenda pendampingan akreditasi ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Sabang Merauke, Abdul Halim, S.E., serta Ketua STIES Banda Aceh, Banta Karollah, S.E., M.S.M., dengan difasilitasi oleh Tim Kerja LLDikti Wilayah XIII Aceh, Dr. M. Nur, M.Pd.
Guna mencapai target APT Unggul tersebut, Banta Karollah meminta seluruh pejabat baru beserta jajaran sivitas akademika untuk bekerja penuh tanggung jawab agar Indikator Kinerja Utama (IKU) dan target institusi dapat terealisasi secara optimal. Pihaknya juga mengimbau pejabat struktural yang baru dilantik segera berkoordinasi dengan jajaran sebelumnya demi menjaga keberlanjutan tugas-tugas organisasi. Selain persiapan reakreditasi institusi, STIES Banda Aceh saat ini tengah mematangkan sejumlah agenda strategis lain, meliputi persiapan surveilans ISO, pelaksanaan wisuda periode 2025/2026 pada Desember mendatang, hingga proses pengajuan pembukaan Program Studi Magister Manajemen (MM).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Sabang Merauke, Abdul Halim, S.E., menggarisbawahi bahwa kebersamaan dan kerja sama tim yang solid merupakan kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tugas besar institusi. Terkait penyusunan dokumen APT, beliau mengingatkan bahwa proses pengajuan akreditasi memiliki konsekuensi dan risiko yang membutuhkan kerja keras. Oleh karena itu, pembentukan tim kerja yang kuat dan kompeten menjadi syarat mutlak dalam mewujudkan komitmen menuju predikat Unggul.
Selain fokus pada akreditasi, Abdul Halim turut meminta seluruh pengurus dan pejabat baru untuk mengevaluasi secara menyeluruh kesiapan kampus menjelang penganugerahan LLDikti Wilayah XIII Aceh Award 2026. Ia menginstruksikan setiap unit kerja untuk memeriksa kembali seluruh indikator dan kelengkapan dokumen yang belum terpenuhi agar STIES Banda Aceh mampu meraih pencapaian maksimal pada ajang bergengsi tersebut.
Mengakhiri arahannya, Ketua Yayasan mengajak seluruh jajaran di lingkungan STIES Banda Aceh untuk menanamkan etos kerja yang ikhlas, cerdas, dan tuntas. Ia menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, sinergi, integrasi, serta harmoni lintas unit kerja. Melalui pelantikan pejabat struktural baru dan pendampingan intensif dari LLDikti Wilayah XIII Aceh, STIES Banda Aceh optimistis mampu memperkokoh tata kelola kampus menuju perguruan tinggi yang makin unggul dan berdaya saing tinggi.
