STIES Gelar Workshop RPS dan Case Method

29 September 2022

Dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang (STIES) Banda Aceh mengadakan kegiatan Workshop Pengembangan RPS berbasis MBKM, yang diadakan di aula kampus setempat, Sasbtu (24/9/22). Kegiatan yang dibuka oleh Ketua STIES Banta Karollah SE MSM itu diikuti kalangan dosen dari Program Studi Manajemen dan Akuntansi .

Ketua Program Studi Manajemen Yusra BSc MBA yang menjadi pemateri pertama memaparkan tentang pentingnya penerapan higher order thinking system (HOTS) dalam penyusunan RPS. Karena setiap materi perkuliahan yang diajarkan kepada mahasiswa memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. 

Pada bagaian awal perkuliahan, capaian pembelajaran mata kuliah yang ditargetkan masih berbentuk pemahaman, sehingga yang diinginkan dari mahasiswa adalah sebatas memahami apa yang diajarkan. Namun pada materi lanjutan, biasanya level pembelajaran semakin meningkatkan dan karenanya obyektif pembelajaran yang diinginkan dari mahasiswa bukan lagi sebatas memahami tetapi mampu mendemonstrasikan, menjelaskan, menyajikan, menganalisis, mengevaluasi hingga ke tahap mampu menciptakan sesuatu. Yusra, berharap dengan penambahan unsur HOTS dalam RPS akan membuat proses dan luaran pembelajaran di lingkungan STIES semakin meningkat.

Pada kesempatan yang sama, Ferdi Nazirun Sijabat SE MSc.Mgt sebagai pemateri kedua menyampaikan tentang pentingnya memasukkan metode pembelajaran studi casus (case method) dan project based learning (PBL) dalam RPS dan praktik pembelajaran di kelas. Hal ini kata dia sesuai dengan tuntutan IKU ke - 7 Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Dimana penekanannya adalah pada proses pembelajaran yang bersifat partisipatif dan kolaboratif.

Sementara itu, Wakil Ketua Akademik Eliana SE MSi yang menjadi pemateri ketiga memaparkan tentang teknis penyusunan RPS dengan memuat unsur HOTS dan Case Method dan PBL dalam RPS. Dikatakannya, format RPS yang ada selama ini tidak ada perubahan sama sekali, Hanya saja, dosen diminta untuk melakukan revisi dengan menambahkan unsu HOTS dan pembelajaran kolaboratif dan paritispatif pada bagian model pembelajaran.

Ketua STIES Banda Aceh, Banta Karollah SE MSM berharap melalui kegiatan workshop tersebut permasalahan RPS yang sempat mengemuka pada saat surveilance ISO beberapa waktu lalu dapat segera diatasi menjelang kegiatan surveilan ISO kedua pada tahun depan.